Sekretariat : Jl. Dr. Suparno, Grendeng, Purwokerto 53122 *** Telp & Faks (0281) 641622 *** E-Mail : pmsil@unsoed.ac.id / pmsil_unsoed@yahoo.com

Home » Akademikacademicakademisch » KurikulumCurriculumLehrplan » Tujuan Instruksional UmumAllgemeine Lehr-Ziele

Tujuan Instruksional UmumAllgemeine Lehr-Ziele

Tujuan Instruksional Umum (TIU) setiap mata kuliah adalah sebagai berikut :

Mata Kuliah Prapasca

1. Ekologi

Mahasiswa dapat memahami istilah dan proses yang terjadi berkaitan dengan berbagai tipe ekosistem alam. Hubungan ekologi dengan ilmu lingkungan.

2. Dasar Ilmu Lingkungan

Mahasiswa dapat memahami istilah yang berkaitan dengan ilmu-ilmu lingkungan dan memahami filosofi pembelajaran ilmu lingkungan serta azas dasar ilmu lingkungan.

3. Pengetahuan Alam

Mahasiswa dapat memahami adanya proses (kimia, fisika dan biologi) yang terjadi di alam dan memanfaatkannya dalam upaya mendukung penyelenggaraan kegiatan yang berwawasan lingkungan.

4. Pengetahuan Sosial, Budaya dan Ekonomi

Mahasiswa dapat memahami dasar bentuk dan dinamika kehidupan manusia (sosial budaya) serta memanfaatkannya dalam upaya penyelenggaraan kegiatan yang berwawasan lingkungan dan dapat pula memahami dasar ilmu ekonomi.

Mata Kuliah Inti

1. Ekologi Tropik

Mahasiswa dapat memahami berbagai macam ekosistem tropika terutama di Indonesia dan karakteristiknya dalam berbagai tipe ekologi baik alami maupun budaya.

2. Prinsip Ilmu Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan konsep ilmu lingkungan sebagai ekologi terapan dalam kehidupan dengan melihat bahwa manusia memegang peranan penting dalam pengelolaan lingkungan hidup.

3. Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan konsep yang menunjukkan bahwa sumberdaya alam dan lingkungan merupakan bagian yang diperhitungkan secara ekonomi dalam pengelolaan kegiatan.

4. Kebijakan dan Hukum Lingkungan

Mahasiswa dapat mengaitkan permasalahan dan kebijakan lingkungan hidup dengan aturan yang berlaku serta menggunakannya untuk memecahkan masalah lingkungan guna mendapatkan kondisi yang dapat diterima oleh semua pihak.

5. Tata Ruang dan Pengembangan Wilayah

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip dasar dan konsep tata ruang, membuat perencanaan dan pengembangan wilayah (termasuk kawasan tertentu) sesuai potensi (sumberdaya alam dan ekosistem serta sosial budaya) yang dimiliki tanpa menimbulkan konflik kepentingan.

6. Pengelolaan Sumberdaya Alam

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip dasar dan konsep pengelolaan sumberdaya alam yang berbasiskan konservasi dalam memenuhi kebutuhan manusia tanpa merugikan potensi, fungsi dan peruntukan sumberdaya alam yang ada.

7. Konservasi Keragaman Hayati (Kehati) dan Ekosistem

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip konservasi sumberdaya hayati dan ekosistemnya dalam menjaga kelestarian keragaman hayati dan lingkungan guna menjamin kelangsungan kehidupan manusia.

8. Pengelolaan Limbah dan Pengendalian Pencemaran

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip konservasi dan pengelolaan limbah serta pengendalian pencemaran dalam penyelenggaraan kegiatan termasuk kegiatan industri sehingga tidak menimbulkan dampak merugikan pada lingkungannya.

9. Statistika dan Metodologi Penelitian

Mahasiswa dapat mengaplikasikan statistik dalam permasalahan lingkungan dan dapat menggunakan berbagai metodologi untuk penelitian dan penulisan dalam rangka memecahkan permasalahan lingkungan hidup.

10. Pembangunan dan Lingkungan Hidup

Mahasiswa dapat mengaplikasikan konsep pembangunan berkelanjutan dalam mengatur, merencanakan kondisi lingkungan dan meningkatkan kemampuan masyarakat sehingga dalam pemenuhan kebutuhan manusia senantiasa memperhatikan potensi sumberdaya yang ada.

11. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)

Mahasiswa dapat menerapkan konsep dan metode AMDAL sebagai salah satu instrumen pengelolaan lingkungan dalam perencanaan pengelolaan lingkungan hidup.

12. Seminar Proposal Tesis

Mahasiswa dapat merencanakan dan membuat rencana penelitian yang akan digunakan dalam rangka penyusunan tesis.

Mata Kuliah Pilihan

1. Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan analisis pengambilan keputusan berkaitan dengan potensi sumberdaya alam dan lingkungan untuk mendukung kegiatan dan dinamika kehidupan manusia berdasar berbagai peraturan dan instrumen yang berlaku.

2. Kelembagaan Pengelolaan Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan konsep, teori dan metode pada proses administrasi dan menejemen pada setiap tingkat pemanfaatan dan hubungan antar lembaga atau organisasi yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

3. Ekologi Manusia, Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Mahasiswa dapat menerapkan sistem adaptasi manusia dalam penyelenggaraan kegiatan yang berwawasan lingkungan dan dapat menerangkan dalam analisisnya bahwa kependudukan dan produktivitas kerja serta faktor yang mempengaruhinya sangat menentukan keberlanjutan kegiatan dan kualitas lingkungan hidup.

4. Dinamika Sosial dan Kearifan Lokal

Mahasiswa dapat mengembangkan berbagai teori dinamika sosial dan potensi kearifan lokal guna mendapatkan peningkatan kualitas kegiatan yang dapat mendukung kehidupan manusia.

5. Kesehatan Lingkungan dan Masyarakat

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip kesehatan lingkungan kaitannya dengan kesehatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

6. Konservasi Satwa Liar dan Langka

Mahasiswa dapat memahami makna keberadaan satwa liar di habitatnya dan menjamin kelestariannya dari ancaman kepunahan serta memanfaatkan secara optimal dengan tindakan pengelolaan yang bijaksana.

7. Pengelolaan Wilayah Pantai dan Pesisir

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip dasar dan konsep pengelolaan wilayah pesisir yang berbasiskan konservasi dalam memenuhi kebutuhan manusia tanpa merugikan potensi, fungsi dan peruntukannya.

8. Pengelolaan Wilayah Daerah Aliran Sungai

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip dasar dan konsep pengelolaan wilayah daerah aliran sungai yang berbasiskan konservasi dalam memenuhi kebutuhan manusia tanpa merugikan potensi, fungsi dan peruntukannya.

9. Toksikologi Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip pengendalian efek negatif terhadap organisme yang mungkin timbul dari kegiatan dalam aktivitas yang diselenggarakan.

10. Perencanaan dan Pengambilan Keputusan

Mahasiswa mampu memahami prinsip perencanaan dan alternatif pencapaian tujuan serta model-model pengambilan keputusan. Memahami model pengambilan keputusan secara kualitatif dan kuantitatif. Mampu menyusun rencana kegiatan, menetapkan keputusan dan menentukan prioritas pencapaian tujuan

11. Pemberdayaan Masyarakat

Mahasiswa dapat menerapkan konsep teknis manipulasi kondisi masyarakat dan keterlibatannya dalam pengelolaan lingkungan hidup sesuai potensi yang dimilikinya termasuk produktivitas kerja dan faktor yang mempengaruhinya serta menerapkan dalam penyelenggaraan kegiatan berkelanjutan.

12. Sosiologi, Komunikasi dan Interpretasi Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan aspek sosial dalam pengelolaan lingkungan dan proses komunikasi dalam penyelenggaraan kegiatan berkelanjutan tanpa menimbulkan gejolak pada masyarakat.

13. Instrumen Pengelolaan Lingkungan Hidup

Mahasiswa dapat mengetahui dan membuat beberapa dokumen intrumen pengelolaan lingkungan hidup yang mendukung keberlanjutan kegiatan tanpa menimbulkan kerugian pada pihak lain dan konflik kepentingan.

14. Analisis Sistem

Mahasiswa dapat menerapkan pendekatan sistem dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui berbagai model dan langkah analisis.

15. Pengelolaan Sumberdaya Hutan Tropik

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip dasar dan konsep pengelolaan sumberdaya hutan tropik yang berbasiskan konservasi dalam memenuhi kebutuhan manusia tanpa merugikan potensi, fungsi dan peruntukannya.

16. Konservasi Kualitas Lingkungan

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip konservasi air, tanah dan udara untuk mempertahankan kualitas lingkungan prima guna mendukung keberlanjutan keberadaan kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya

17. Pertanian Berkelanjutan

Mahasiswa dapat menerapkan konsep pertanian (pertanian tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan) berkelanjutan dan aman bagi segenap komponen lingkungan secara terpadu dalam upaya mendapatkan kondisi kegiatan yang tidak merugikan semua pihak yang berkaitan dengan bidang pertanian.